Membuat Perencanaan keuangan
(financial planning)sendiri

Wabah pandemic Covid-19 telah mengubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat dunia. Masyarakat dunia kini semakin sadar untuk menjalani gaya hidup sehat, melakukan pekerjaan dengan bantuan teknologi, dan mulai sadar pentingnya mengelola keuangan dengan merencanakan tujuan keuangan yang baik.
Berbicara soal tujuan keuangan erat kaitannya dengan tujuan hidup setiap individu, misalnya dalam kehidupan seseorang memiliki rumah, membeli mobil, berlibur bersama keluarga, menabung untuk pendidikan anak hingga mempersiapkan dana hari tua. Meskipun tujuan keuangan tersebut sama, ternyata membutuhkan jumlah uang yang berbeda tergantung gaya hidup dan pendapatan yang diperoleh.
Dalam perjananan mencapai tujuan keuangan, kamu akan menghadapi risiko seperti sakit, meninggal terlalu cepat, sehingga berdampak pada tujuan keuangan yang ingin diwujudkan, Maka dari itu kita harus memiliki perencanaan keuangan dan manajemen risiko yang baik sehingga tidak akan terkena dampak signifikan jika terjadi resiko tersebut. Maka dari itu yuk bikin perencanaan keuangan (Financial planning) sekarang juga.

Berikut ini adalah 5 langkah yang harus kamu lakukan untuk membuat perencanaan keuangan sendiri.

Stage 1. Set Your Financial Goals

Dalam menetapkan tujuan keuangan (Financial goal) kamu perlu mendalami value dan keyakinan mengenai arti hidup yang ingin kamu jalankan. Tetapkan tujuan-tujuan keuanganmu secara tertulis dan deatail menggunakan rumus SMART yaitu Specific, Measure, Attainable, Realistic, dan Time Based. Seperti jumlah dana yang dibutuhkan dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya.
Setelah kamu memiliki list tujuan-tujuan keuanganmu, kamu bisa membaginya kedalam tujuan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Misalnya merencanakan barang pembelian barang tertentu, dan dana darurat sebagai tujuan jangka pendek. Perencanaan asuransi, perencanaan pendidikan anak, perencanaan pembelian rumah, perencanaan dana pernikahan, dan perencanaan hari tua sebagai tujuan jangka panjang.

Stage 2. Financial Check Up

Setelah mengetahui tujuan keuanganmu langkah berikutnya adalah mengetahui kondisi keuanganmu.bukan hanya tubuh kamu saja yang perlu diperiksa kesehatannya, keuanganmu juga perlu diperiksa apakah sehat atau sakit. Melalui pemeriksaan kesehatan keuangan secara rutin kamu bisa mengetahui likuiditas dan seberapa kekyaan bersihmu baik kamu dalam mengelola keuanganmu untuk mencapai tujuan – tujuan dalam hidupmu.
Hasil dari financial check-up kamu bisa gunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan membantu menentukan apakah tujuan keuanganmu bisa diwujudkan dengan aset yang kamu miliki atau dengan pendapatan dimasa depan yang akan kamu peroleh.

Stage 3. Develop Your Financial Goals

Kamu perlu memastikan tujuan keuanganmu yang ingin dicapai dengan menghitung seberapa besar kekayaan dan pendapatanmu dimasa depan dan membuat langkah konkrit bagaimana mencapainya (achievable). Caranya adalah dengan Develop Your Financial Goals. Develop Your Financial Goals terdiri dari dua tahapan :
01.
Calculate financial goals
02.
Take action for financial goals
Langkah selanjutnya adalah menetapkan jumlah anggaran, pendapatan dan pengeluaran terutama untuk tabungan atau investasi dengan menetapkan jumlah yang akan diinvestasikan diawal sesuai dengan instrumen investasi yang dipilih, misalkan reksadana, obligasi, ataupun saham disesuaikan dengan profil risiko kamu.
Kalkulator Perencanaan Anggaran
Kalkulator Asuransi Jiwa
Kalkulator Dana Darurat
Kalkulator Dana Pensiun
Kalkulator Dana Kredit Rumah
Kalkulator Dana Kredit Kendaraan
Kalkulator Dana Pendidikan
Kalkulator Apa Mimpimu

Stage 4. Implementasi (melaksanakan rekomendasi perencana keuangan)

Langkah selanjutnya adalah menetapkan jumlah anggaran, pendapatan dan pengeluaran terutama untuk tabungan atau investasi dengan menetapkan jumlah yang akan diinvestasikan diawal sesuai dengan instrumen investasi yang dipilih, misalkan reksadana, obligasi, ataupun saham disesuaikan dengan profil risiko kamu.

Stage 5. Review and Revision

Berinvestasi untuk tujuan finansial bukanlah hal yang sulit. Untuk mencapainya kamu harus bisa mengevaluasi kemajuan yang telah kamu capai setidaknya 2 kali dalam setahun. Pendekatan ini akan memberimu pemahaman bagaimana investasi yang kamu lakukan dapat membantumu melakukan perubahan atau restrukturisasi rencanamu jika diperlukan.